BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menggelar seminar bertema “Pemahaman Prosedur dan Pentingnya Izin Edar BPOM Produksi Pangan, Kosmetik, dan Obat Tradisional”, Selasa (28/10/2025).
Seminar ini menghadirkan Kepala BBPOM Banda Aceh, Riyanto SFarm Apt MSc yang memaparkan secara langsung bagaimana proses dan manfaat memiliki izin edar bagi produk-produk yang dikembangkan, terutama di kalangan mahasiswa dan pelaku usaha muda.
Dalam sambutan membuka acara, Rektor UUI Dr Mutiawati SPd MPd menyampaikan bahwa seminar ini sangat penting karena sejalan dengan kebijakan kampus yang kini mewajibkan mahasiswa menghasilkan produk nyata dalam tugas akhir mereka.

“Di UUI, tugas akhir mahasiswa tidak lagi sekadar penelitian di atas kertas, tapi harus menghasilkan produk. Karena itu, mahasiswa khususnya dari Fakultas Ilmu Kesehatan UUI perlu memahami bagaimana cara produk tersebut bisa legal dan aman beredar di masyarakat, sehingga tidak berhenti di tugas akhir saja,” ujar Rektor.
Dalam sesi pemaparan, Riyanto menjelaskan tentang regulasi dan tahapan registrasi izin edar bagi produk pangan olahan, kosmetik, dan obat tradisional.
Ia menegaskan bahwa izin edar bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk perlindungan hukum dan jaminan mutu bagi konsumen.

Menurutnya, banyak keuntungan yang diperoleh jika produk memiliki izin BPOM, di antaranya produk diakui secara legal, terjamin mutunya, dipercaya konsumen, memiliki daya saing tinggi, dan berpeluang menembus pasar nasional maupun internasional.
Pada acara seminar tersebut, BBPOM Banda Aceh menyerahkan buku kepada pihak UUI dan menandatangani IA sebagai simbol kerja sama dan dukungan terhadap pengembangan inovasi mahasiswa di bidang pangan, kosmetik, dan obat tradisional.
Melalui kolaborasi ini, UUI berharap semakin banyak mahasiswa yang tidak hanya berinovasi, tetapi juga memahami pentingnya keamanan dan legalitas produk yang mereka ciptakan.
“Semoga dari kampus ini lahir generasi inovator yang kreatif, berdaya saing, dan siap menghadirkan produk berkualitas untuk masyarakat,” tutup Rektor UUI Dr Mutiawati.(*)

