id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Dosen Informatika UUI, Mirza Purnandi Kembangkan Sistem Notifikasi Akademik Berbasis WhatsApp Gateway

BANDA ACEH – Dosen Program Studi S1 Informatika Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Mirza Purnandi SST MT menciptakan inovasi teknologi komunikasi akademik yang mempermudah penyampaian informasi antara kampus dan mahasiswa.

Melalui penelitian berjudul “Rancang Bangun dan Eksplorasi Penggunaan WhatsApp Gateway untuk Academic Notification Delivery dengan Metode Queue Message,” Mirza berhasil menghadirkan solusi digital yang efisien dan aplikatif di dunia pendidikan.

Penelitian adalah bagian dari program Hibah Dosen Pemula Kemdiktisaintek Tahun 2025, yang bertujuan untuk mendorong dosen muda menghasilkan karya riset inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Mirza, gagasan ini muncul dari pengalaman sehari-harinya di lingkungan akademik.

 “Selama ini banyak pengumuman kampus disampaikan lewat email atau papan informasi, tapi tidak semua mahasiswa sempat membaca. Makanya whatsApp menjadi pilihan karena lebih cepat, langsung, dan pasti pesannya akan dibuka oleh penerima,” jelasnya.

Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada program talk show “Dosen Berbicara” di stasiun televisi UB on TV, Rabu (29/9/2025).

Aplikasi yang dikembangkan Mirza ini menggunakan sistem WhatsApp Gateway yang mampu mengirimkan notifikasi akademik secara otomatis dan terjadwal ke ribuan mahasiswa.

Informasi seperti jadwal kuliah, pembayaran UKT, hingga pengumuman akademik dapat dikirim secara personal tanpa harus melalui grup.

Teknologi inti yang digunakan adalah Metode Queue Message, yaitu sistem antrean pengiriman pesan yang diatur secara bergiliran menggunakan banyak nomor pengirim.

“Dengan metode ini, pesan tidak dikirim sekaligus, melainkan bergantian dengan jeda tertentu. Hal ini membuat sistem lebih aman dan mencegah akun WhatsApp terblokir karena aktivitas pengiriman masal,” ungkap Mirza.

Ia juga menegaskan pentingnya keamanan data dalam pengembangan sistem ini.

“Kami tidak mengambil data pribadi mahasiswa selain nomor handphone yang sudah terdaftar di sistem akademik (SIAKAD). Jadi privasinya juga tetap terlindungi,” tambahnya.

Ke depan, Mirza berencana mengembangkan sistem ini menjadi chatbot akademik yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung untuk menanyakan jadwal kuliah, status pembayaran, dan informasi akademik lainnya.

Inovasi ini sejalan dengan visi besar Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) yang terus mendorong sivitas akademika beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menghasilkan riset berbasis produk.

“Yang penting jangan takut berinovasi. Coba dulu, ide itu banyak. Sekarang banyak tools yang bisa bantu mempercepat logika pemrograman,” pesan Mirza.(*)

Leave a Reply