BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Tim “Glowara” yang beranggotakan tiga mahasiswa UUI berhasil menjadi finalis Business Model Canvas (BMC) Competition dalam rangkaian kegiatan USK Pharmacy Fair 2025, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFAR) Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala (USK).
Kompetisi nasional ini dilaksanakan secara daring melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi proposal, pengumpulan karya, hingga presentasi final pada 11 Oktober 2025.
Ajang ini diikuti oleh puluhan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tim Glowara UUI terdiri dari tiga mahasiswa berprestasi, yakni Ulla Putri Safrina (ketua tim), Pobri Naputri Aswah Adrusman (koordinator riset dan formulasi), dan Suhila Ramadhani (desainer serta pengembang produk).
Ketiganya berkolaborasi menghadirkan inovasi kosmetik hybrid bernama Glowara yang merupakan sebuah produk eye cream sekaligus eyeshadow yang diformulasikan menggunakan ekstrak labu kuning sebagai bahan aktif alami.
Menurut Ulla, ide Glowara lahir dari kepedulian terhadap limbah kemasan industri kecantikan dan meningkatnya kebutuhan akan produk kosmetik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga berkelanjutan. Glowara menggabungkan sains, kreativitas, dan nilai keberlanjutan,” ujar Ulla.
Ulla juga menjelaskan bahwa produk Glowara memiliki sejumlah keunggulan inovatif, di antaranya menggunakan bahan alami bernutrisi tinggi dari labu kuning yang kaya vitamin A dan C, aman untuk kulit sensitif dan bebas bahan berbahaya, dikemas dengan material daur ulang yang ramah lingkungan, dan mendukung pemberdayaan petani lokal melalui kemitraan penyediaan bahan baku.
Sementara itu, Pobri mengatakan dalam proses pengembangannya, tim Glowara mendapatkan dukungan penuh dari dosen pembimbing dan juga kampus dalam menyediakan fasilitas seperti laboratorium UUI.
Berbagai uji ilmiah seperti stabilitas, pH, homogenitas, dan viskositas dilakukan untuk memastikan keamanan serta mutu produk.
Ke depan, lanjutnya, tim Glowara berencana mengembangkan produk ini secara komersial dengan strategi pemasaran digital melalui platform ecommerce.
Tim Glowara juga tengah menyiapkan langkah menuju sertifikasi BPOM dan Halal, serta merancang sistem reseller, bundling product, hingga subscription box untuk memperluas jangkauan pasar.
Dosen pembimbing tim Syarifah Yanti Astryna SSi MSi menyampaikan kebanggaannya atas kerja keras mahasiswa bimbingannya.

“Tim Glowara menunjukkan semangat penelitian terapan yang luar biasa. Mereka mampu menggabungkan konsep ilmiah dengan nilai keberlanjutan dan tren industri kecantikan modern. Inilah contoh nyata pembelajaran yang berorientasi pada inovasi,” ungkapnya.
Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia, Dr Mutiawati MPd menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut.
“Capaian Tim Glowara menjadi bukti nyata semangat inovasi mahasiswa UUI dalam menciptakan solusi yang berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan global,” ujarnya.
Keberhasilan Tim Glowara menembus final BMC Competition USK Pharmacy Fair 2025 menegaskan komitmen UUI dalam membentuk generasi ilmuwan muda yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi UUI sebagai kampus yang konsisten mendorong mahasiswa untuk berpikir global, bertindak lokal, dan menciptakan inovasi berdampak untuk masa depan.(*)

