id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

UUI Berdayakan Desa Baet Lampuot melalui Digitalisasi Rencong

ACEH BESAR – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat bertajuik “Pemberdayaan Berbasis Budaya: Digitalisasi Rencong sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Kreatif Desa Baet Lampuot” di Desa Baet Lampuot, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar.

Soraya Lestari SE MSi selaku ketua tim pelaksana mengatakan program ini bertujuan mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan teknologi digital guna mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa.

Program ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UUI yang didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek Tahun 2025.

“Rencong bukan hanya simbol sejarah dan identitas Aceh, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Melalui digitalisasi dan pemasaran berbasis e-commerce, rencong dapat dikenal lebih luas dan memiliki nilai jual tinggi, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga global,” ujar Soraya.

Program ini melibatkan dua kelompok utama yaitu para pengrajin rencong dan ibu-ibu PKK yang berperan dalam aspek pemasaran serta mahasiswa BEM UUI lintas prodi seperti Sistem Informasi, Informatika, Manajemen, dan Akuntansi yang berkolaborasi merancang strategi dan membangun platform e-commerce DREAM (Digital Rencong and Art Market) yang akan dihibahkan kepada Desa Baet Lampuot sebagai wadah pemasaran.

Tidak hanya itu, dosen UUI juga ikut andil dalam program ini. Lisnawati SE MM (dosen Manajemen) memberikan pendampingan terkait strategi pengelolaan usaha dan pengembangan produk dan Desita Ria Yusian TB SST MT (dosen Informatika) memberikan pelatihan teknis penggunaan dan pengoperasian platform digital e-commerce bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih. Ini bukan hanya bantuan teknologi, tetapi juga masa depan baru bagi rencong sebagai kebanggaan kami,” kata Kepala Desa Baet Lampuot, Fajrin.

Hal senada juga disampaikan Bahagia, pengrajin rencong yang menilai program UUI ini membuka peluang besar bagi perkembangan usaha mereka.

“Selama ini kami hanya mengandalkan penjualan langsung. Kini, dengan e-commerce dan bantuan mesin, kami bisa membuat rencong yang lebih presisi dan menjangkau pembeli dari mana pun,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Baet Lampuot, Rahmati, menyampaikan kesiapan kelompoknya untuk mendukung digitalisasi pemasaran.

UUI juga turut menghibahkan mesin produksi NC Milling Machine dan Laser Engraving Machine untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, serta variasi produk rencong dan kerajinan lainnya.

Program ini menjadi contoh nyata kontribusi UUI dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Ke depan, Desa Baet Lampuot diharapkan mampu berkembang sebagai ikon ekonomi kreatif berbasis budaya Aceh.(*)

Leave a Reply