id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Riset Dosen Psikologi UUI Ungkap Permainan Tradisional Mampu Sehatkan Mental Anak

BANDA ACEHUniversitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu strategis di masyarakat.

Kali ini, melalui penelitian Dosen Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) UUI, Kurnia Rahmayanti SPsi MSi yang mengangkat persoalan kesehatan mental, karakter, dan kesadaran gizi anak sekolah dasar.

Penelitian berjudul “Revitalisasi Permainan Tradisional Aceh (Meen Galah) dalam Penguatan Kesehatan Mental, Karakter dan Kesadaran Gizi Anak Sekolah Dasar” ini berhasil meraih hibah penelitian dari Kemdiktisaintek 2025.

Kurnia mengungkap hasil awal penelitiannya memunculkan fakta yang cukup mengkhawatirkan.

Lebih dari 50 persen anak terdeteksi mengalami masalah regulasi emosi, cenderung hiperaktif, dan mengalami kesulitan bersosialisasi.

“Sebagian besar anak sebenarnya tahu pentingnya makan sehat. Tapi pada praktiknya, mereka masih sering melewatkan waktu makan, jarang mengonsumsi buah dan sayur, dan lebih memilih makanan instan,” ungkapnya saat tampil sebagai narasumber dalam program Dosen Berbicara di UB on TV, Jumat (3/10/2025).

Namun, lanjutnya, penelitian ini tak hanya berhenti pada diagnosis masalah.

Kurnia bersama tim menawarkan solusi melalui model pembelajaran berbasis permainan tradisional Aceh, salah satunya permainan “meen galah” atau galah panjang.

Permainan sederhana ini ternyata membawa dampak besar. Selain menumbuhkan kesadaran gizi, ia juga mampu memperbaiki kesehatan mental, mengasah keterampilan sosial, dan membentuk karakter anak.

“Permainan tradisional itu kaya nilai. Ada moral, kerja sama, kepemimpinan, sampai empati. Jadi anak-anak bukan hanya sehat secara fisik dan mental, tapi juga belajar jadi pribadi yang tangguh,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, tim peneliti juga telah menyusun modul panduan bagi guru agar permainan ini bisa langsung diintegrasikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kurnia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi rujukan sekolah maupun pemerintah dalam merancang kebijakan terkait pendidikan dan kesehatan anak di masa depan.

Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) sendiri memberikan dukungan penuh terhadap penelitian ini, sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan karya yang aplikatif dan bermanfaat luas.

Dengan langkah nyata ini, UUI menegaskan perannya sebagai kampus inovatif yang melahirkan riset-riset berdaya guna demi mencetak generasi sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. (*)

Leave a Reply