id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Mahasiswa Kesmas UUI Magang di BPBD, Belajar Langsung Soal Kesehatan di Situasi Bencana

BANDA ACEH – Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menjalani program magang di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banda Aceh.

Penyerahan mahasiswa dilakukan Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat UUI Rahmat Akbar SKM MKM dan disambut oleh sekretaris BPBD Kota Banda Aceh, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana peran kesehatan masyarakat dijalankan dalam situasi kebencanaan.

Bagi mahasiswa Kesmas, bencana bukan hanya tentang bangunan rusak atau proses evakuasi warga.

Ada persoalan kesehatan yang harus segera ditangani, mulai dari ketersediaan air bersih, sanitasi di lokasi pengungsian, hingga risiko munculnya penyakit menular.

Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat UUI, Rahmat Akbar SKM MKM mengatakan magang ini penting agar mahasiswa benar-benar memahami kondisi nyata di lapangan.

“Di kelas mereka belajar teori seperti promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Di BPBD, mereka bisa melihat langsung bagaimana teori itu diterapkan saat terjadi bencana,” ujarnya.

Selama magang, mahasiswa juga mempelajari bagaimana BPBD berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor kesehatan.

Mereka belajar mengidentifikasi potensi masalah kesehatan di wilayah rawan bencana serta memahami langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah bencana terjadi.

Menurut Rahmat, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus dipelajari mahasiswa.

“Dalam situasi darurat, informasi yang benar tentang kebersihan, pola hidup sehat, dan pencegahan penyakit sangat dibutuhkan agar kondisi tidak semakin memburuk,” katanya.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan lebih peka terhadap persoalan kesehatan di tengah situasi krisis.

UUI berharap, lulusan Prodi S1 Kesehatan Masyarakat nantinya tidak hanya siap bekerja di fasilitas kesehatan, tetapi juga mampu berperan aktif ketika masyarakat menghadapi bencana.(*)

Leave a Reply