BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) melalui Unit Pelaksana Pembelajaran Kolaboratif (UPPK) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Panduan Pelaksanaan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek, yang berlangsung di Plenary Hall UUI, Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari lolosnya UUI sebagai penerima “Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Pendidikan Tinggi (MKWK) Berbasis Proyek Tahun 2025” berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 2172/B2/DT.00.00/2025.
Program nasional ini menjadi bagian dari upaya Kemendikbudristek dalam mendorong inovasi pembelajaran karakter berbasis proyek di perguruan tinggi.
Acara dibuka oleh Rektor UUI, Dr Mutiawati SPd MPd yang dalam sambutannya menegaskan komitmen kampus untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembangunan karakter.

“Melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL), mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai keindonesiaan dan keagamaan melalui aksi nyata di masyarakat,” ujar Mutiawati.
Sementara itu, Ketua UPPK, Soraya Lestari SE MSi menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi panduan pelaksanaan MKWK berbasis proyek yang telah disahkan pada Mei 2025.
“Dalam program ini, UUI mengkolaborasikan dua mata kuliah yaitu Pancasila dan Pendidikan Agama Islam, sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas dalam satu kesatuan proyek pembelajaran. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menanamkan nilai moral, toleransi, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan nyata,” jelas Soraya.
Untuk sesi pemaparan materi disampaikan oleh Rafni Fajriati SPd MPd selaku anggota tim penyusun dan dosen pengampu MKWK.
Dalam paparannya, Rafni menjelaskan secara rinci mekanisme pelaksanaan proyek, peran dosen sebagai fasilitator, hingga tahapan penilaian dan refleksi mahasiswa.
“Proyek yang dikembangkan mahasiswa akan berfokus pada penguatan nilai kebangsaan dan keislaman yang relevan dengan konteks sosial masyarakat. Kolaborasi lintas mata kuliah ini menjadi ciri khas UUI dalam melaksanakan MKWK berbasis proyek,” ujar Rafni.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga memperkenalkan rencana pembentukan Forum Komunitas Praktik MKWK Berbasis Proyek, yang akan menjadi wadah berbagi praktik baik antar dosen serta sarana pengembangan ide proyek berkelanjutan lintas program studi.
Melalui kegiatan ini, UUI menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, inklusif, dan berdampak sosial, sejalan dengan visi kampus dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, serta mampu mengharmonikan nilai kebangsaan dan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.(*)

