id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

UUI Peduli Aceh: Menguatkan Korban Banjir dengan Aksi Kepedulian Nyata

ACEH – Hujan yang mengguyur sejumlah kota dan kabupaten di Aceh pada November 2026 lalu menyisakan banyak cerita duka, mulai dari genangan lumpur, rumah-rumah yang porak-poranda, hingga anggota keluarga yang kini tak lagi lengkap.

Di tengah bencana dahsyat itu, satu hal tetap hadir: orang-orang baik yang datang membawa bantuan, kekuatan, dan harapan. Mereka adalah para relawan.

Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) pun turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini melalui program “UUI Peduli Aceh”.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari membuka posko donasi, menyediakan dapur umum, hingga turun langsung ke lokasi bencana.

UUI, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berlokasi di Banda Aceh, menunjukkan kepedulian dan solidaritas tinggi dalam membantu para korban banjir.

UUI mengerahkan relawan kampus yang terdiri atas dosen, staf, dan mahasiswa untuk melakukan apa saja yang bisa meringankan beban para penyintas.

Di tangan mereka, tersusun paket kebutuhan pokok, makanan instan, air mineral, perlengkapan bayi, hingga obat-obatan yang kemudian disalurkan langsung ke 5 desa di Kabupaten Bireuen yaitu di Darul Aman, Suak, Darussalam, Krueng Beukah, dan Ulee Jalan.

Seluruh bantuan ini dikumpulkan melalui gerakan cepat UUI begitu kabar banjir meluas beberapa hari sebelumnya.

Di salah satu posko desa Krueng Beukah, terlihat seorang lansia memandang ratusan paket bantuan yang baru tiba.

Tatapannya kosong, namun penuh harap. Matanya berkaca-kaca, tetapi tersungging senyum kecil di wajahnya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu,” ujarnya lirih.

Relawan UUI menanggapinya dengan hangat, tanpa banyak kata seolah menunjukkan bahwa mereka hadir bukan sebagai tamu, melainkan sebagai saudara.

Bagi UUI, aksi kemanusiaan ini bukan sekadar program seremonial.

Rektor UUI, Dr Mutiawati MPd menyampaikan bahwa kehadiran kampus di tengah masyarakat harus ada, terutama saat mereka berada dalam situasi paling sulit seperti sekarang.

“Kami datang untuk membantu sebisanya dan memastikan para korban tidak merasa sendirian. Ini bagian dari tanggung jawab sosial UUI sebagai kampus yang tumbuh bersama Aceh,” ujarnya.

Kehadiran relawan UUI juga membawa pesan penting, bahwa pendidikan bukan hanya tentang ruang kuliah, tetapi juga tentang empati.

Banyak mahasiswa yang terlibat mengatakan bahwa pengalaman ini membuat mereka belajar hal yang tidak bisa diberikan modul atau buku ajar, yakni pelajaran tentang kemanusiaan.

Harapan UUI sederhana namun sangat berarti, agar masyarakat Bireuen dan wilayah lain yang ikut terdampak bencana banjir dapat segera bangkit kembali.

Karena bagi UUI, Aceh adalah rumah. Dan ketika satu bagian rumah sedang terluka, seluruh penghuninya wajib untuk saling menguatkan.(*)

Leave a Reply