BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap mutu pendidikan dengan melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada 2–12 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengelolaan kelembagaan berjalan sesuai standar nasional (SN-DIKTI) dan standar pelampauan yang ditetapkan universitas.
Direktur Direktorat Penjaminan Mutu, Pemeringkatan, dan Akreditasi (DPMPA) UUI Rafni Fajriati MPd menjelaskan AMI juga berfungsi menilai efektivitas Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta menemukan area yang bisa terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Rafni mengatakan audit ini dilakukan oleh auditor internal yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor dan mendapatkan pelatihan khusus.
“Dalam pelaksanaan audit ini mencakup seluruh program studi, fakultas, dan direktorat strategis di UUI. Ada Fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi. Untuk program studi meliputi D3 Kebidanan, S1 Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, S1 Farmasi, S1 Ilmu Gizi, S1 Psikologi, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 PGSD, S1 Ilmu Pendidikan Komputer, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Arsitek, S1 Sistem Informasi, dan S1 Informatika. Serta sejumlah direktorat pendukung seperti administrasi akademik, kampus merdeka, ICT, keuangan, sumber daya manusia, inovasi, riset, pengabdian masyarakat, dan pangkalan data,” katanya.

Rafni juga menyebutkan jika proses AMI dilakukan melalui tahapan Penetapan standar, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, hingga Peningkatan standar (PPEPP) dengan metode yang meliputi telaah dokumen, wawancara, observasi, serta klarifikasi langsung dengan unit yang diaudit.
Hasil audit, lanjutnya, menunjukkan bahwa UUI memiliki sejumlah keunggulan, seperti kepatuhan terhadap standar akademik, inovasi dalam pembelajaran, dan dukungan sistem informasi yang efektif.
“Tapi, audit juga mengidentifikasi beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti konsistensi pelaporan penelitian dan pengabdian masyarakat, keterpaduan data antar-unit, serta optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Melalui AMI, UUI berharap budaya mutu dapat tumbuh konsisten di seluruh unit, meningkatkan kualitas akademik dan manajemen, mempersiapkan akreditasi nasional maupun internasional, serta memperkuat layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
“Dengan begitu, UUI tidak hanya memenuhi standar, tetapi terus melampaui capaian, menghadirkan keunggulan yang membedakan universitas ini dari perguruan tinggi lainnya,” kata Rafni Fajriati MPd.

