KELANTAN, MALAYSIA – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) terus memperluas jejaring global melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Malaysia Kelantan (UMK) sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, kewirausahaan digital, serta pengembangan sumber daya manusia bertaraf global.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung dalam rangkaian Program Jelajah Digitalpreneur yang diselenggarakan oleh Pusat Kecemerlangan Pendidikan Faizuddin (Faizuddin Centre of Educational Excellence/FCoEE) di Kelantan, Malaysia, pada 15-17 Juni 2026.

Rektor UUI, Dr Mutiawati MPd mengatakan bahwa momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan akademik lintas negara sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional bagi mahasiswa maupun dosen UUI.
Menurutnya, kerja sama antara UUI dan UMK mencakup berbagai ruang lingkup strategis, mulai dari program pertukaran mahasiswa (student exchange), kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, visiting lecturer, pengembangan inovasi dan kewirausahaan digital, hingga pelaksanaan berbagai kegiatan akademik bersama di tingkat internasional.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan bagi sivitas akademika UUI untuk memperoleh pengalaman global, memperluas wawasan internasional, serta meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi di era transformasi digital,” ujar Mutiawati.

Dalam agenda tersebut, Ketua BPH Yayasan Ubudiyah Indonesia, Prof Adjunct Dr Marniati MKes turut hadir dan tampil sebagai pemateri utama pada Program Jelajah Digitalpreneur FCoEE.
Kehadirannya mendapat apresiasi karena dinilai mampu memberikan inspirasi serta membangkitkan optimisme peserta melalui gagasan strategis mengenai pengembangan kewirausahaan modern berbasis teknologi.
Program ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting Malaysia, di antaranya Profesor Emeritus Datuk Dr Kamaruddin Hussin selaku Pengerusi Eksekutif FCoEE, Puan Halina binti Abd Wahid, Datin Noridah binti Yangma, Datuk Abang Sallehuddin bin Abg Shokeran, serta para pakar di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keusahawanan digital, penelitian, dan administrasi.
Kehadiran UUI sebagai delegasi dari Indonesia semakin memperkuat posisi institusi dalam membangun jejaring akademik global sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi strategis yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, inovasi, serta daya saing lulusan di tingkat internasional.

Sebagai perguruan tinggi yang terus bergerak menuju World Class Cyber University, UUI secara konsisten memperkuat kemitraan global guna menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja masa depan.
Melalui kerja sama dengan UMK, diharapkan lahir berbagai program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika kedua institusi, mulai dari penguatan kompetensi akademik, peningkatan kapasitas riset, hingga pengembangan kewirausahaan digital yang relevan dengan tantangan global.(*)

