BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menerima audiensi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh dalam rangka membahas penguatan kapasitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Mahasiswa UUI melalui Program RANUP (Remaja Aktif Naikkan Usia Perkawinan).
Kegiatan berlangsung di Kampus UUI, Senin (20/7/2026).
Audiensi dihadiri Rektor UUI Dr Mutiawati MPd, Wakil Rektor I Bd Nurul Rahmi MKes, Wakil Rektor III Soraya Lestari SE MSi, serta jajaran pimpinan struktural di lingkungan UUI.
Sementara perwakilan dari BKKBN hadir Ridha Ilham, Nur Afifah Pasaribu, Fitria Ismayanti, dan Wahyu dan turut serta perwakilan dari Forum Genre Aceh, Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) Kecamatan Syiah Kuala, serta pengurus PIK-R Universitas Ubudiyah Indonesia.

Rektor UUI Dr Mutiawati MPd mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara BKKBN Provinsi Aceh, Forum GenRe Aceh, dan UUI untuk meningkatkan kapasitas PIK-R sebagai pusat edukasi, informasi, dan konseling bagi mahasiswa dan remaja.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memaparkan Program RANUP sebagai model pembinaan remaja berbasis PIK-R untuk meningkatkan pemahaman tentang perencanaan kehidupan berkeluarga, pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta pengembangan karakter dan kepemimpinan remaja.
Selain pemaparan program, pertemuan juga membahas mekanisme pembinaan PIK-R, penyusunan materi pelatihan, serta bentuk kolaborasi yang akan dilaksanakan antara BKKBN, Forum GenRe Aceh, dan UUI dalam mendukung implementasi Program RANUP.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat keberadaan PIK-R Universitas Ubudiyah Indonesia yang telah resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 173/UUI/VII/2026 dengan nama SEHATI UUI (Sentra Edukasi, Harmoni, dan Inspirasi) untuk periode 2026–2028.
PIK-R tersebut dibentuk sebagai wadah informasi, edukasi, dan konseling bagi mahasiswa terkait Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga (PKBR) serta pengembangan ketahanan remaja.

Struktur kepengurusannya juga melibatkan unsur UUI, BKKBN Provinsi Aceh, Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, dan Penyuluh KB Kecamatan Syiah Kuala sebagai pembina.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Ubudiyah Indonesia, Soraya Lestari SE MSi menyambut baik kolaborasi tersebut.
“Kami mengapresiasi kepercayaan BKKBN Provinsi Aceh yang melibatkan UUI dalam Program RANUP. Program ini sejalan dengan komitmen UUI dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Soraya, keberadaan PIK-R memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa sebagai pendidik sebaya (peer educator) dan konselor sebaya (peer counselor) sehingga mampu memberikan edukasi yang tepat kepada remaja di lingkungan kampus, sekolah, maupun masyarakat.
Sesuai tugas dan fungsinya, PIK-R SEHATI UUI tidak hanya berperan sebagai pusat informasi dan konseling, tetapi juga mengembangkan program edukasi, kerja sama, pengelolaan data dan informasi, serta menyiapkan mahasiswa sebagai pendidik dan konselor sebaya dalam mendukung Program Generasi Berencana (GenRe).
Melalui kolaborasi ini, diharapkan implementasi Program RANUP di Universitas Ubudiyah Indonesia dapat berjalan optimal dan melahirkan mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan generasi muda Aceh yang sehat, berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.(*)

