BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) berinisiatif memproduksi sabun cair untuk kebutuhan mencuci pakaian dan piring bagi korban banjir di sejumlah wilayah di Aceh.
Sabun cair ini diracik langsung oleh tim Farmasi UUI di bawah koordinasi Dosen Farmasi, Syarifah Yanti Astryna SPd MSi.
Proses produksi dilakukan secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperlukan seperti asam sitrat, foam booster, NaCL, garam, dan lainnya.

Syarifah Yanti mengatakan bahwa kebutuhan sabun menjadi sangat penting di tengah kondisi banjir.
Syarifah juga mengatakan bahwa sabun cair ini suah diuji laboratorium dan aman untuk digunakan sehari-hari.
“Banyak warga yang kesulitan untuk mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga karena persediaan sabun terbatas. Kami berharap bantuan ini dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat di lokasi bencana,” ujarnya.
Bantuan puluhan botol sabun cair ini akan didistribusikan ke beberapa lokasi yang terdampak banjir.

Rektor UUI, Dr Mutiawati MPd mengapresiasi inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa UUI selalu berupaya hadir untuk masyarakat Aceh dalam situasi apa pun.
“Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral UUI sebagai institusi pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat kepedulian dan kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujarnya.
Tidak hanya sabun cair, UUI juga akan memproduksi lilin yang dapat digunakan sebagai alat penerangan karena hingga saat ini akses listrik di lokasi terdampak masih padam.

Selain itu, UUI juga membuka posko donasi bagi yang ingin menyumbangkan bantuan dalam bentuk apapun bagi korban banjir. POskok tersebut berlokasi di bundaran tugu pena simpang mesra Banda Aceh.
Melalui inisiatif ini, UUI berharap dapat memperkuat semangat gotong royong dan memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan masyarakat Aceh pascabanjir.

