id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Rektor UUI Marniati Berbagi Pengalaman dengan 36 Mahasiswa Malaysia dan UUI Kiat Sukses Menjadi Pebisnis

Banda Aceh – Memulai sebuah bisnis bukanlah hal yang mustahil, semua bisa terwujud jika ada kemauan dan kerja keras serta fokus dalam proses untuk mencapai tujuan yang menjadi keinginan. Hal tersebut diutarakan Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Prof Adjunct DR Marniati Mkes pada acara Seminar Internasional Inspiring Entrepreneurship “Be A Great Young Entrepreneur” di Plenary Hall UUI, Banda Aceh, Jum’at (7/72023).

Dalam seminar internasional tersebut, Marniati sebagai pembicara berbagi pengalaman berbisnisnya selain dari bidang akademik yang ia geluti saat ini di hadapan 36 mahasiswa Universitas Perlis Malaysia (UNIMAP) dan juga puluhan mahasiswa UUI yang hadir.

Dalam membangun sebuah bisnis, lanjutnya, juga tidak memandang gender dan semua orang bisa memiliki bisnis asalkan punya niat dan keinginan.

“Semua orang bisa membangun bisnis baik wanita maupun laki-laki. Tidak hanya bisnis kecil, tetapi bisnis yang besar hingga mencapai pasar internasional,” terangnya.

Perjalanan yang ia lalui tidak mudah. Dalam seminar tersebut, Marniati bercerita jika dirinya sempat tidak memiliki apa-apa karena menjadi korban musibah gempa dan tsunami pada tahun 2004 silam.

“Saat itu saya terkena musibah tsunami dan semua yang saya miliki hilang. Tapi saya tidak menyerah dengan keadaan. Karena saya ingin menjadi orang sukses, saya tetap berusaha dan memulai semua lagi dari nol,” ungkapnya.

Bermula saat masih mengenyam pendidikan di bangku kuliah, saat itu Marniati berusia 18 tahun dan bisnis pertamanya adalah berjualan handphone kecil-kecilan. Setelah berhasil menjadi sarjana, ia melanjutkan pendidikan S2 hingga bergelar Master Management Hospital.

 “Di tahap ini saya membangun bisnis lain yakni sebuah hospital bernama Rumah Sakit Ubudiyah yang berdiri pada tahun 2009. Sebelumnya saya juga sudah mendirikan sebuah kolej yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang didirikan pasca musibah tsunami 2004,” ceritanya.

Seiring berjalannya waktu, Marniati terus tumbuh dan berkembang dengan berbagai bisnis yang ia dirikan. Hingga saat ini, ia memiliki lebih daru dua jenis bisnis diantaranya dalam bidang perhotelan UB Caisar Hotel, bidang teknologi Deztron Technology, bidang media televisi kampus UbonTV, serta bidang pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia.

Marniati mengatakan memang tidak mudah untuk bisa bangkit dan berkembang seperti dirinya sekarang, namun ia mengatakan jika dengan kemauan dan kerja keras maka peluang untuk sukses sangatlah besar.

“Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa janga berkecil hati dan cepat menyerah. Segala sesuatu dimulai dari hal yang kecil. Berbisnis kecil-kecilan dulu pun tidak masalah. Jangana pernah memandang kecil sesuatu yang baru saja dimulai. Yang penting adalah ada ilmu, kemauan, dan usha, pasti bisa,” kata Marniati menutup seminar.

Turut hadir dalam seminar internasional tersebut Pengarah Pusat Pembangunan dan Perkhidmatan Pelajar UNIMAP Prof Madya Ir Dr Mohd Arif Anwar bin Mohd Salleh, Wakil Rektor III Drs Alfian Ibrahim MS, serta para staf dan dosen dari UUI dan UNIMAP.(*)

Leave a Reply