BANDA ACEH – Dalam rangkaian Rapat Kerja Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Tahun 2026, UUI menghadirkan Kepala Bagian Satuan Penjaminan Mutu Universitas Telkom Dr Ade Romadhony ST MT sebagai narasumber utama yang memaparkan strategi penguatan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti).
Raker UUI tersebut dilaksanakan pada 5 dan 6 Januari 2026 di Plenary Hall UUI, Banda Aceh.
Dalam pemaparannya secara daring Dr Ade menjelaskan bahwa penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan kegiatan sistemik yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan untuk memastikan terpenuhinya standar nasional pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.

Ia menekankan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) menjadi fondasi penting dalam membangun budaya mutu di perguruan tinggi.
Menurutnya, penjaminan mutu bukan hanya sekadar pemenuhan dokumen, tetapi proses berkelanjutan yang melibatkan komitmen pimpinan dan seluruh civitas akademika universitas.

Dr Ade juga membagikan praktik baik (best practice) penjaminan mutu yang diterapkan di Universitas Telkom, termasuk penerapan siklus PPEPP, penguatan audit mutu internal, serta pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan dokumen mutu, pelaporan tridharma, dan proses akreditasi.
“Budaya mutu akan terbentuk ketika standar tidak hanya ditetapkan, tetapi juga dijalankan, dievaluasi, dan ditingkatkan secara konsisten,” ujarnya.
Pemaparan narasumber serta diskusi bersama ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi UUI dalam memperkuat sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan, sejalan dengan visi UUI menuju Universitas Unggul Tahun 2035.(*)

