PIDIE JAYA – Kehadiran mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, kembali membawa semangat pemulihan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pascabencana dalam Program Mahasiswa Berdampak 2026, Kamis (5/2/2026).
Pada pelaksanaan PKM kali ini, mahasiswa UUI memfokuskan kegiatan pada sektor pendidikan, khususnya pendampingan belajar dan kegiatan mengajar bagi anak-anak usia dini di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Desa Manyang Cut sebagai bagian dari pemulihan sosial pascabencana.

Mahasiswa UUI terlibat langsung dalam kegiatan edukasi dan pengajaran dengan menerapkan metode belajar sambil bermain.
Pendekatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan interaktif, sehingga anak-anak dapat kembali aktif belajar serta membangun rasa percaya diri pascabencana yang sempat terganggu.
Ketua Tim PKM sekaligus dosen UUI Bd Chairanisa Anwar SST MKM menyampaikan bahwa kegiatan mengajar ini dirancang untuk mendukung proses belajar anak sekaligus memperkuat kondisi psikososial mereka.
“Anak-anak mengikuti kegiatan belajar bersama mahasiswa dengan sangat antusias. Suasana kelas menjadi lebih hidup, dan terjalin interaksi positif antara mahasiswa dan anak-anak,” ujarnya.

Selain memberikan materi pembelajaran dasar, mahasiswa juga melakukan pendampingan belajar sederhana yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.
Kehadiran mahasiswa UUI di sekolah diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak untuk kembali bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen UUI dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan mahasiswa yang berperan aktif dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana.(*)

