BANDA ACEH – Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menempatkan mahasiswanya dalam program magang lapangan, kali ini di RS Bhayangkara Banda Aceh pada Jum’at (20/2/2026).
Sebanyak lima mahasiswa akan menjalani magang selama empat minggu sebagai bagian dari penguatan kompetensi praktik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Penyerahan mahasiswa magang dilakukan Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat UUI, Rahmat Akbar SKM MKM dan disambut langsung Kaur Diklit Subbag Binfung Rs Bhayangkara Banda Aceh Cut Maryani SKM MSi.
Rahmat menjelaskan penempatan magang ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami manajemen kesehatan lingkungan rumah sakit, pengendalian risiko, serta penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan pelayanan medis.
Ia juga menyampaikan bahwa magang di rumah sakit menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk melihat secara nyata bagaimana sistem kesehatan berjalan di lapangan.

“Dengan mengikuti program magang ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi teori, tetapi juga memahami dinamika pelayanan kesehatan, pengelolaan limbah medis, hingga standar sanitasi rumah sakit yang menjadi bagian dari ruang lingkup kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman ini akan memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang nyata di sektor kesehatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut dosen Prodi S1 Kesehatan Masyarakat UUI, Fauziah Andika SKM MKes yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan terlibat dalam observasi dan pendampingan pada unit-unit terkait, sehingga mampu memahami praktik pengelolaan lingkungan rumah sakit secara komprehensif.
Melalui kolaborasi ini, UUI berharap mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi teknis, kemampuan analisis, serta sikap profesional yang dibutuhkan sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.
Kerja sama UUI dengan RS Bhayangkara juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh.(*)

