id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

PEMA UUI Dorong Mahasiswa Bangun Integritas dan Disiplin dalam Berorganisasi

BANDA ACEH – Presiden Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (PEMA UUI) periode 2025–2026, M. Daffa Alfayadh, bersama Wakil Presiden Mahasiswa Fajar Subhan, menegaskan pentingnya penguatan integritas, kepemimpinan, dan manajemen waktu bagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi.

Hal ini disampaikan dalam program UB Talk Show Mahasiswa Berprestasi bertema “Menyeimbangkan Organisasi dan Prestasi Akademik” yang diproduksi oleh UB on TV.

Daffa menceritakan bahwa ketertarikannya pada organisasi bermula sejak semester dua melalui berbagai aktivitas kepanitiaan kampus.

Pengalaman tersebut mendorongnya untuk memberikan kontribusi lebih besar hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua Himpunan Sistem Informasi sebelum terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UUI.

“Integritas berarti kejujuran, meskipun terkadang berat. Jabatan hanya sementara, tetapi karakter dan kejujuran akan terus terbawa sepanjang hidup,” ujarnya.

Wakil Presiden Mahasiswa, Fajar Subhan, menambahkan bahwa organisasi bukanlah hambatan bagi akademik, melainkan wadah penting untuk mengembangkan jejaring, pengalaman, dan kemampuan kepemimpinan.

“Integritas tercermin dari konsistensi dan disiplin, terutama sebagai representasi mahasiswa yang harus menjadi teladan,” ungkapnya.

Keduanya menekankan bahwa tantangan utama mahasiswa yang berorganisasi adalah pengelolaan waktu.

Daffa menerapkan strategi penetapan prioritas dan pemisahan jelas antara waktu akademik dan organisasi, termasuk pendelegasian tugas.

Sementara Fajar menyediakan satu hari khusus setiap minggu untuk fokus pada perkuliahan agar keduanya dapat berjalan seimbang.

PEMA UUI juga tengah menyiapkan program bimbingan yang direncanakan diluncurkan pada awal tahun 2026.

Sebuah program yang dirancang untuk membantu mahasiswa memahami pentingnya keseimbangan antara kuliah dan organisasi, sekaligus mempersiapkan kemampuan kerja sama yang dibutuhkan di dunia profesional.

Selain itu, isu mengenai etika dan perilaku mahasiswa generasi saat ini turut menjadi perhatian.

Daffa mengatakan PEMA UUI memilih pendekatan komunikasi persuasif untuk membangun kedekatan dengan mahasiswa baru.

Upaya pencegahan perundungan pun diperkuat melalui penyediaan kotak saran dan layanan konsultasi yang dapat diakses setiap minggu.

Mengakhiri sesi talk show, Daffa mengimbau mahasiswa untuk tidak ragu memulai langkah kecil dalam berorganisasi.

“Mulailah dari hal-hal sederhana. Setiap pengalaman akan menjadi nilai tambah di masa depan,” pesannya.

Fajar menutup dengan dorongan agar mahasiswa saling mendukung selama proses perkuliahan.

“Masuk bersama, tamat bersama. Rangkul teman-teman kalian,” tutupnya.(*)

Leave a Reply