Keseruan Peserta Student Mobility Kegiatan Membuat “Som Tam” dan “Bobai Pathaphien”

Mahasiswa UUI membuat gantungan Bobai Pathaphien.

BANDA ACEH – Keseruan peserta Student Mobility Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) gelombang ke-7 pada kegiatan Embracing Diversity tidak hanya sekedar membuat obat kompres herbal tradisional Thailand. Para mahasiswa UUI juga berkesempatan membuat dan mencicipi makanan khas Thailand yakni “Som Tam”.

Persiapan bahan-bahan untuk membuat Som Tam.

Som Tan merupakan makanan khas Thailand yakni salad pepaya mengkal yang segar dan pedas yang sering disajikan sebagai hidangan pembuka atau hidangan istimewa kepada tamu.

Tujuan dari kegiatan ini selain berbagi pengetahuan terkait budaya di bidang seni, kuliner, dan akademik, juga untuk melatih dan meningkatkan keterampilan kerjasama serta komunikasi antarmahasiswa dengan latar belakang negara dan budaya yang berbeda yakni Indonesia dan Thailand.

Gantungan Bobai Pathaphien

Selain membuat Som Tam, budaya Thailand lainnya yang dieksplor adalah membuat gantungan Bobai Pathaphien.

Bahan-bahan untuk membuat gantungan Bobai Pathaphien.

Menurut kepercayaan masyarakat Thailand, gantungan “Bobai Pathaphien” digantung di depan kamar anak perempuan di sebuah rumah.

Hal itu untuk menandakan bahwa anak perempuan di rumah tersebut belum menikah. Gantungan berbentuk ikan besar yang atas menandakan ibu di dalam rumah dan gantungan ikan kecil yang di bawah menandakan anak perempuan yang belum menikah.

Seorang wanita Thailand menunjukkan gantungan Boba Pathaphien yang selesai dibuat.

Ketua kegiatan Student Mobility UUI Sahbainur Rezeki SST MKM mengatakan kegiatan-kegiatan tersebut memang bertujuan untuk melatih kerja sama dan komunikasi antar dua universitas yang berbeda latar belakang, budaya, dan bahasa.

Tidak hanya itu, Sahbainur juga mengatakan melalui kegiatan-kegiatan itu mahasiswa dapat belajar dan menambah wawasan internasional baik dari segi akademik maupun non akademik.(*)

Leave a Reply