BANDA ACEH – Di balik pencapaian akademik yang dirayakan dalam Wisuda Angkatan XVI Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), terdapat pesan agar para lulusan tidak hanya mengejar kecerdasan dan keberhasilan duniawi, tetapi juga menjaga hubungan dengan Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan Ketua BPH Yayasan Ubudiyah Indonesia, Prof Adjunct Dr Marniati MKes kepada 310 lulusan yang mengikuti prosesi wisuda di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu (26/9/2026).
Marniati mengingatkan bahwa ilmu dan gelar akademik merupakan bekal penting, tetapi keduanya harus disertai dengan akhlak dan ketaqwaan.

Ia mengajak para lulusan UUI untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan, termasuk ketika memasuki dunia kerja, bisnis, organisasi maupun lingkungan sosial.
“Sebagai generasi, teruslah lebih dekat dengan Allah,” pesan Marniati.
Menurutnya, kehidupan tidak hanya tentang pencapaian jabatan, kekayaan atau kedudukan. Seseorang juga perlu menjaga hati dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam menggunakan ilmu dan menjalankan amanah.
Ia juga mengingatkan para alumni agar tidak terjebak dalam kesombongan, riya dan takabur ketika memperoleh keberhasilan.

Marniati menekankan pentingnya membersihkan hati serta menjadikan ilmu yang diperoleh selama kuliah sebagai sesuatu yang diamalkan.
“Ilmu itu penting, tetapi ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi sia-sia,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan dalam suasana wisuda yang menjadi momentum peralihan para lulusan dari dunia akademik menuju kehidupan yang lebih luas.
Para alumni diharapkan mampu menjadi pribadi yang berilmu, memiliki karakter dan tetap menjadikan hubungan dengan Allah SWT sebagai bagian penting dalam menjalani setiap proses kehidupan.(*)

