id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Dosen Fikes UUI Ciptakan “Rapoeh V” dari Daun Oen Sirapoeh untuk Lawan Bakteri Penyebab Penyakit Kewanitaan

BANDA ACEH – Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Syarifah Asyura SPd MSc, berhasil mengembangkan penelitian inovatif dengan memanfaatkan daun Oen Sirapoeh (Chromolaena odorata).

Tanaman tradisional yang dikenal masyarakat Aceh sebagai obat penyembuh luka itu kini diformulasikan dalam sebuah produk bernama Rapoeh V untuk melawan bakteri penyebab penyakit kewanitaan.

Melalui program Talk Show Dosen Berbicara yang tayang di UBONTV, Syarifah memaparkan hasil penelitiannya yang berhasil meraih hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) dari Kemendiktisaintek Tahun 2025.

Syarifah yang mengajar di Prodi S1 Farmasi UUI ini mengatakan penelitian dilakukan untuk mencari solusi atas gangguan kesehatan pada kewanitaan yang disebabkan oleh bakteri.

“Jika tidak ditangani, penyakit ini bisa menimbulkan masalah serius bagi kesehatan perempuan. Karena itu, kami berusaha mencari solusi dengan menciptakan produk ini,” ungkapnya.

Dalam serangkaian uji laboratorium, ekstrak daun Oen Sirapoeh terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Oen Sirapoeh juga memiliki potensi besar sebagai alternatif pencegahan maupun terapi pendukung alami dan ramah bagi perempuan.

Syarifah menambahkan, penelitian ini tidak hanya membuktikan khasiat tanaman lokal Aceh, tetapi juga membuka peluang besar untuk mengembangkan produk kesehatan modern berbasis kearifan lokal.

“Harapan kami, Rapoeh V bisa menjadi obat herbal yang efektif, murah, dan mudah dijangkau masyarakat. Ke depan, penelitian ini akan terus kami kembangkan hingga tahap uji klinis dan pendaftaran hak kekayaan intelektual,” jelasnya.

Inovasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen UUI dalam mengembangkan penelitian berbasis kearifan lokal yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Tidak hanya memperkuat daya saing kampus di bidang kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam menjawab tantangan kesehatan di tingkat global.(*)

Leave a Reply