id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

UUI Latih Siswa SMK Farmasi Cut Meutia Membuat Reed Diffuser Lemon

BANDA ACEHUniversitas Ubudiyah Indonesia (UUI) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menggelar pelatihan pembuatan reed diffuser berbasis minyak atsiri lemon bagi siswa SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh.

Kegiatan bertema “Pelatihan Pembuatan Reed Diffuser Berbasis Minyak Atsiri Lemon sebagai Media Relaksasi untuk Mendukung Konsentrasi Belajar Siswa” tersebut berlangsung di aula Farmasi SMK Farmasi Cut Meutia pada Jumat (12/6/2026).
Pelatihan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang memadukan teori dan praktik secara langsung.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal pemanfaatan bahan alam dalam bidang farmasi sekaligus mengasah keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara UUI dan SMK Farmasi Cut Meutia. Tim pelaksana dari UUI melibatkan dosen pendamping dan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi yang bertindak sebagai pemateri serta fasilitator selama kegiatan berlangsung.

Dukungan juga diberikan oleh pihak sekolah melalui guru pendamping, staf laboratorium, dan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dengan antusias.

Dalam pelatihan tersebut, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan minyak atsiri lemon sebagai bahan dasar aromaterapi yang dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung konsentrasi.

Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman langsung dalam meracik produk non-obat yang aman, aplikatif, dan memiliki nilai tambah secara ekonomi.

Kaprodi S1 Farmasi UUI, Apt Fitria SKM SFarm MFarm mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan vokasi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan kepada siswa bahwa ilmu farmasi tidak hanya berfokus pada obat-obatan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomi. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan siswa, menumbuhkan kreativitas, serta memotivasi mereka untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan bahan alam yang tersedia di sekitar,” ujarnya.

Menurut Fitria, reed diffuser berbasis minyak atsiri lemon dipilih karena memiliki manfaat sebagai media relaksasi yang dapat membantu meningkatkan fokus belajar.

Selain mudah dibuat, produk ini juga aman digunakan karena tidak memerlukan api maupun listrik, sehingga cocok diterapkan di lingkungan belajar maupun di rumah.

“Melalui praktik langsung seperti ini, siswa dapat melihat bahwa ilmu farmasi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kami ingin mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal saat memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri di masa depan,” tambahnya.

Tim PKM UUI berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi sesaat, melainkan mampu menjadi pemantik lahirnya inovasi dan kreativitas di kalangan siswa.(*)

Leave a Reply