BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) melalui Unit Pelaksana Pembelajaran Kolaboratif (UPPK) menggelar kegiatan Sosialisasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek yang berlangsung di Plenary Hall UUI, Banda Aceh (14/10/2025).
Kegiatan itu diikuti oleh tim UPPK yang diketuai oleh Wakil Rektor 3 Soraya Lestari SE MSi dengan anggota Annisa Qadrunnada SArs MArs (Dosen Prodi Arsitektur) dan Rafni Fajriati SPd MPd (Dosen Prodi PGSD), serta dihadiri oleh dosen pengampu dan mahasiswa yang akan terlibat dalam kegiatan pembelajaran MKWK pada semester mendatang.
Sosialisasi RPS disampaikan langsung oleh Annisa Qadrunnada, yang menjelaskan secara detail struktur dan substansi RPS MKWK Berbasis Proyek.
Dalam paparannya, Annisa menjelaskan bahwa model pembelajaran ini mengintegrasikan dua mata kuliah wajib, yaitu Agama Islam (MKU001) dan Pancasila (MKU002), dalam satu bentuk pembelajaran kolaboratif yang menekankan penerapan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan melalui proyek nyata di masyarakat.
“Melalui pendekatan berbasis proyek, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga berlatih menginternalisasi nilai-nilai agama dan Pancasila dalam kehidupan sosial. Mereka akan terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat melalui proyek RAHMAH GAMPONG, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan kontekstual,” ujar Annisa dalam sesi pemaparan.

Sementara itu, Ketua UPPK Soraya Lestari SE MSi menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek di UUI.
“Sosialisasi ini adalah langkah awal untuk memastikan seluruh dosen dan mahasiswa memiliki pemahaman yang sama terhadap rancangan RPS yang baru. Kami berharap kegiatan ini mendorong kolaborasi yang erat antara pengajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan berdampak,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan tim UPPK.
Para dosen memberikan masukan terhadap metode asesmen dan pelaksanaan proyek di lapangan, sementara mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap konsep pembelajaran baru yang menekankan kerja tim dan tanggung jawab sosial.
Soraya mengatakan sosialisasi ini menjadi tonggak penting dalam penerapan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek di Universitas Ubudiyah Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang sejalan dengan semangat Merdeka Belajar – Kampus Merdeka serta penguatan nilai-nilai karakter mahasiswa berbasis religiusitas, nasionalisme, dan kepedulian sosial.(*)

