BANDA ACEH – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia (FIKes UUI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh.
Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) tersebut ditandantangani Dekan Fikes UUI Rulia Meilina SFarm MSi dan Ketua Tim Kerja Bidang Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Aceh Irma Dimyati SE MSi pada Selasa (30/9/2025) di Plenary Hall UUI Banda Aceh.
Kerja sama ini berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya edukasi pranikah, pencegahan stunting, dan penguatan keluarga tangguh.

Rulia Meilina SFarm MSi menyebut sinergi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Siap Nikah Goes to Campus yang digelar di UUI dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa belajar tidak hanya di ruang kelas, tapi juga dari realita sosial. Kerja sama dengan BKKBN Aceh ini akan membuka ruang riset, pengabdian, hingga program lapangan yang membuat mahasiswa FIKes lebih peka dan terlibat dalam isu kesehatan keluarga,” ujar Rulia.
Rulia menilai langkah ini sebagai momentum penting bagi dunia pendidikan tinggi untuk lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kiprah mahasiswa dalam bidang kesehatan keluarga.

Ia juga menambahkan bahwa MoA ini akan menjadi pintu kolaborasi berkelanjutan dan para mahasiswa diharapkan bisa terlibat langsung dalam program-program kesehatan berbasis masyarakat, sekaligus memperoleh pengalaman nyata yang bermanfaat.
Sementara itu, Irma Dimyati SE MSi menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran vital dalam melahirkan generasi sehat dan berkualitas.

“Kami percaya FIKes UUI mampu menjadi mitra strategis BKKBN dalam mendorong edukasi pranikah, penurunan angka stunting, hingga pembentukan keluarga tangguh. Mahasiswa kesehatan punya energi besar untuk menjadi agen perubahan di masyarakat,” kata Irma.
Penandatanganan MoA ini menegaskan komitmen UUI, khususnya Fakultas Ilmu Kesehatan, untuk hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga mitra aktif pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.(*)

