BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali mencatat prestasi gemilang dan membanggakan. Wakil Rektor I sekaligus dosen Fakultas Sains dan Teknologi, Desita Ria Yusian TB, SST, MT, resmi terpilih sebagai penerima Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) Kemdiktisaintek Tahun 2025.
Melalui program ini, Desita akan menempuh pendidikan Program Doktor Ilmu Teknik di Universitas Syiah Kuala (USK) dengan fokus riset yang sangat inovatif: pengembangan model deteksi dini stunting berbasis citra mata menggunakan teknologi Convolutional Neural Network (CNN).
Dalam penjelasannya, Desita menyebut riset ini diharapkan menjadi terobosan baru dalam dunia kesehatan anak.

“Melalui teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya CNN, kita ingin menghadirkan metode yang cepat, akurat, dan non-invasif untuk mendukung upaya penanganan stunting di Indonesia,” ungkapnya.
Rektor UUI, Dr Mutiawati MPd turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Desita bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan juga pencapaian institusi yang akan menginspirasi seluruh sivitas akademika UUI.
“Ini membuktikan bahwa dosen UUI mampu bersaing secara nasional melalui riset-riset yang relevan dan berdampak luas. Ke depan, kami terus mendorong lahirnya penelitian inovatif dari UUI yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen UUI sebagai World Class Cyber University yang tidak hanya fokus pada pengembangan pendidikan berbasis teknologi, tetapi juga pada riset-riset aplikatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat.(*)

