id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

UUI Dorong Dosen Ikuti Program Riset Kemitraan Internasional 2026, Perkuat Kolaborasi Penelitian Global

BANDA ACEHUniversitas Ubudiyah Indonesia (UUI) mendorong para dosen dan peneliti untuk memanfaatkan Program Riset Kemitraan Internasional (RKI) Tahun 2026 yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Program ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat kolaborasi penelitian dengan mitra luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah bertaraf internasional.

Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek telah membuka Call for Proposal Program Riset Kemitraan Internasional Tahun 2026 pada Juli 2026.

Pengajuan proposal dilaksanakan melalui sistem Hiliriset mulai 8 hingga 22 Juli 2026, didahului dengan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis yang diselenggarakan secara daring pada 16 Juli 2026.

Program Riset Kemitraan Internasional bertujuan memperkuat kolaborasi penelitian antara dosen atau peneliti Indonesia dengan mitra internasional.

Melalui program ini, Kemdiktisaintek mendorong lahirnya riset berkualitas yang mampu meningkatkan kapasitas riset nasional, memperluas jejaring akademik global, menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi, serta menciptakan inovasi yang mendukung pembangunan nasional dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada penyelenggaraan tahun 2026, Program Riset Kemitraan Internasional menyediakan dua kategori pendanaan.

Kategori pertama adalah Publikasi Ilmiah dengan pendanaan hingga Rp150 juta untuk mendukung penelitian yang berorientasi pada publikasi internasional bereputasi.

Sementara kategori kedua adalah Inovasi Terapan/Prototipe dengan pendanaan hingga Rp200 juta, yang ditujukan bagi penelitian yang menghasilkan produk inovatif atau prototipe yang berpotensi dihilirisasi dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Melalui skema tersebut, dosen dan peneliti diharapkan mampu membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, maupun institusi internasional lainnya sehingga dapat meningkatkan kualitas penelitian Indonesia di tingkat global.

Wakil Rektor 3 Universitas Ubudiyah Indonesia, Soraya Lestari SE MSi mengatakan Program Riset Kemitraan Internasional menjadi kesempatan yang sangat baik bagi dosen UUI untuk memperluas jejaring penelitian sekaligus meningkatkan luaran riset yang berdampak.

“Kolaborasi internasional menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas penelitian di perguruan tinggi. Melalui program ini, dosen UUI memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan peneliti dari berbagai negara sehingga mampu menghasilkan publikasi bereputasi, inovasi yang bermanfaat, serta memperkuat reputasi akademik universitas di tingkat internasional,” ujar Soraya.

Menurutnya, UUI terus mendorong sivitas akademika untuk aktif mengikuti berbagai program pendanaan penelitian yang diselenggarakan pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya riset di lingkungan kampus.

“Kami berharap semakin banyak dosen UUI yang memanfaatkan Program Riset Kemitraan Internasional 2026. Selain meningkatkan kapasitas penelitian, program ini juga membuka peluang lahirnya inovasi yang mendukung pembangunan nasional serta memberikan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs,” katanya.

UUI berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas penelitian melalui penguatan jejaring kerja sama, pendampingan penyusunan proposal, serta partisipasi aktif dosen dalam berbagai program riset nasional maupun internasional.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Riset Kemitraan Internasional Tahun 2026 dapat diakses melalui pedoman dan pengumuman resmi Kemdiktisaintek.(*)

Leave a Reply