BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) terus mendorong mahasiswanya menjadi agen perubahan melalui kreativitas di era digital.
Salah satunya diwujudkan melalui Kompetisi Video Pendek Antar Program Studi yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-12 UUI dengan mengusung tema “Karya untuk Perubahan, Katakan Tidak pada Kekerasan.”
Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide dan kreativitas dalam menghasilkan video yang edukatif, inovatif, serta mengangkat berbagai isu sosial di lingkungan kampus.
Melalui karya tersebut, mahasiswa diajak menyampaikan pesan positif tentang pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sebanyak 24 tim dari berbagai program studi ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Setelah melalui proses verifikasi administrasi dan penilaian kelayakan karya, 18 tim dinyatakan memenuhi syarat untuk melaju ke tahap penilaian oleh dewan juri.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UUI, Soraya Lestari SE MSi mengatakan kompetisi ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen UUI dalam membangun budaya kampus yang saling menghargai, bebas dari perundungan (bullying), diskriminasi, serta penyalahgunaan narkoba.
“Melalui video pendek, mahasiswa diajak menyampaikan pesan-pesan positif dengan cara yang kreatif sehingga lebih mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh karya peserta dipublikasikan melalui media sosial sebagai bagian dari kampanye digital agar pesan-pesan edukatif yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Proses penilaian dilaksanakan pada 22 Mei 2026 oleh tiga dosen UUI yang bertindak sebagai dewan juri, yaitu Desita Ria Yusian TB SST MT, Annisa Qadrunnada SArs MArs, dan M Fadhli Al Amri SKom MKom.
Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kesesuaian tema dan pesan, kreativitas, orisinalitas, kualitas editing dan visual, serta efektivitas penyampaian pesan. Selain itu, interaksi publik di media sosial juga menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Program Studi S1 Informatika berhasil meraih Juara I berkat konsep yang kuat, visual yang menarik, serta penyampaian pesan anti kekerasan yang efektif.
Program Studi S1 PGSD meraih Juara II melalui karya yang kreatif dan edukatif dalam mengajak mahasiswa membangun budaya saling menghargai.

Sementara Program Studi S1 Sistem Informasi berhasil meraih Juara III dengan video yang inovatif, memiliki kualitas visual yang baik, serta mampu menyampaikan pesan sosial secara menarik.
Kompetisi ini tidak hanya menghasilkan karya-karya kreatif mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan kampanye sosial.
Video-video yang dihasilkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai media edukasi sekaligus mendukung promosi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) sebagai kampus yang aktif mendorong kreativitas, inovasi, dan kepedulian sosial.
Kompetisi ini juga menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa UUI dapat menjadi media yang efektif untuk mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(*)

