BANDA ACEH – Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menggelar pertemuan koordinasi bersama dosen pengampu kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di ruang rapat UUI Banda Aceh, Selasa (28/4/2026).
Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Kualifikasi S1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pertemuan ini dipimpin Penanggung Jawab Program sekaligus Rektor UUI Dr Mutiawati SPd MPd dan dihadiri Ketua Prodi S1 PGSD UUI Yawma Wulida SPd MPd serta sejumlah dosen pengampu, yakni Dr Herawati SPdI SPd MA, Dr Said Ashlan SE MPd, Murnia Suri SPd MPd, Rafni Fajriati SPd MPd, serta Rahmat Fajri SPd MPd.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal strategis menjadi fokus pembahasan, terutama terkait penyamaan persepsi dalam pelaksanaan perkuliahan pada kelas RPL.

Hal ini dinilai penting mengingat karakteristik mahasiswa RPL yang umumnya telah memiliki pengalaman kerja atau pembelajaran sebelumnya.
“Kelas RPL memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan kelas reguler. Oleh karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman di antara dosen agar proses pembelajaran berjalan efektif dan tetap menjaga kualitas akademik,” ujar Yawma.
Selain itu, rapat juga membahas penyusunan strategi pembelajaran yang adaptif, termasuk penyesuaian metode pengajaran agar lebih relevan dengan kebutuhan mahasiswa RPL.
Pendekatan yang fleksibel dan kontekstual menjadi salah satu poin utama guna mengoptimalkan capaian pembelajaran.

Tidak hanya itu, Yawma menyebutkan bahwa para dosen juga menekankan pentingnya menjaga standar mutu akademik sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh program Kualifikasi S1 dari Kemendikdasmen.
“Ini dilakukan untuk memastikan bahwa lulusan program RPL tetap memiliki kompetensi yang setara dengan lulusan jalur reguler. Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antar dosen pengampu semakin kuat dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program RPL, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan guru sekolah dasar yang profesional dan berdaya saing,” kata Yawma Wulia SPd MPd.(*)

