id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Integrasikan Kearifan Lokal dan IoT, 7 Dosen FIKES UUI Raih Hibah BIMA 2026

Banda Aceh – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Sebanyak 7 dosen dari berbagai program studi berhasil meraih Hibah BIMA (Bantuan Inovasi dan Meritokrasi) Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Proposal penelitian yang lolos seleksi ketat ini mengusung tema integrasi antara kearifan lokal Aceh dengan teknologi modern.

Mulai dari sistem deteksi hipertensi berbasis Internet of Things (IoT) hingga pengembangan pangan fungsional berbasis resep tradisional, seluruh inovasi dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Teknologi IoT untuk Deteksi Dini Hipertensi

Salah satu riset unggulan datang dari dosen Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fauziah Andika SKM MKes yang mengembangkan IoT-Enabled Blood Pressure Detection System (IOT-EBPDS).

Inovasi ini memungkinkan pemantauan tekanan darah secara real-time dan terintegrasi, membantu masyarakat lebih waspada terhadap penyakit tekanan darah tinggi.

Inovasi Pangan Lokal Atasi Stunting dan Malnutrisi

Di bidang pangan fungsional, dosen Prodi S1 Ilmu Gizi Mira Abdullah, SP, M.Si, menghadirkan inovasi gummy candy antioksidan berbasis kale dan nanas.

Produk ini dirancang sebagai solusi kreatif untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah, khususnya pada anak-anak yang cenderung sulit makan.

Sementara itu, dalam upaya penanganan stunting dan situasi darurat bencana, dosen Prodi Kebidanan Bd Chairanisa Anwar SST MKM melahirkan inovasi snackbar padat gizi OMKATA (Oen Murong Kacang Tanoh).

Camilan ini berbasis kearifan lokal Aceh yang diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi balita saat terjadi bencana di Aceh.

Pengembangan pangan fungsional juga dilakukan oleh dosen Prodi Kebidanan Eva Rosdiana, SST, MKM, melalui optimalisasi nutrasetikal J-DAS berbahan ekstrak daun bayam dan kacang panjang.

Dengan tambahan perisa alami, produk ini diharapkan lebih mudah diterima masyarakat sekaligus berperan dalam pencegahan stunting.

Digitalisasi Posyandu dan Ramuan Herbal Aceh

Tidak hanya itu, komitmen FIKES UUI dalam digitalisasi layanan kesehatan terlihat dari penelitian dosen Prodi S1 Ilmu Gizi Rossi Aulia Pratiwi SGz MGz yang menginisiasi SI-GASEH: Model Posyandu Digital berbasis komunitas dan kearifan lokal untuk pencegahan stunting di Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

Di sisi lain, potensi tanaman lokal dieksplorasi untuk produk kesehatan.

Dosen Prodi S1 Farmasi apt Muhammad Rizki MFarm memformulasikan gel hand sanitizer dari ekstrak pelepah pisang yang efektif melawan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis.

Sementara dosen Prodi S1 Farmasi apt. Fitria, SKM SFarm MFarm mengembangkan sabun cair dari rempah Aceh dan minyak nilam sebagai pencegahan infeksi kulit pascabencana banjir longsor.

Sentuhan Psikologi: Art-Meuhaba Reduksi Agresivitas

Tak hanya kesehatan fisik, aspek mental juga menjadi perhatian. 

Dosen Prodi S1 Psikologi Melda Sofia SPsi MPsi merekonstruksi psikologi remaja melalui terapi Art-Meuhaba, sebuah integrasi filantropi dalam Hikayat Aceh untuk mereduksi perilaku agresivitas pada remaja.

Capaian ini menjadi bukti bahwa dosen-dosen UUI tidak hanya unggul dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi, tetapi juga mampu mengakar kuat pada kearifan lokal serta menjawab kebutuhan riil masyarakat.

UUI pun terus memperkuat perannya sebagai kampus yang mendorong riset berdampak dan solutif bagi pembangunan daerah.(*)

Leave a Reply