BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menorehkan kebanggaan melalui ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tahun 2026.
Ulla Putri Safrina resmi terpilih sebagai Mawapres UUI 2026 setelah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif.
Terpilihnya Ulla karena ia dinilai memiliki rekam jejak yang seimbang antara prestasi akademik dan keaktifan organisasi.
Di bidang akademik, Ulla mengembangkan riset farmasi terkait inovasi Nanoemulgel Sambiloto, yang menjadi salah satu unggulan karyanya.
Sementara di tingkat internasional, ia aktif sebagai delegasi Model United Nations di Malaysia, tepatnya di Universiti Putra Malaysia (UPM).
Tak hanya itu, Ulla juga dipercaya sebagai Google Student Ambassador tahun 2025, menunjukkan kapasitasnya dalam literasi digital dan kepemimpinan global.

Direktur Direktorat Kampus Merdeka, Kerjasama, Kemahasiswaan, dan Alumni (DK2MKA) Tibyan Asyukri BPsych MSi mengatakan proses seleksi Mawapres di UUI sendiri berlangsung secara bertahap.
“Tahapan dimulai dari seleksi administrasi melalui kurasi capaian unggulan berupa sertifikat prestasi. Selanjutnya, peserta diwajibkan menyusun gagasan kreatif yang solutif dan relevan dengan isu actual,” ujarnya.
Tibyan juga mengatakan kemampuan komunikasi termasuk dalam penilaian penting melalui seleksi video berbahasa Inggris, sebelum akhirnya peserta memasuki tahap penilaian akhir.
Sebagai Mawapres UUI 2026, Ulla mengemban peran strategis sebagai role model bagi mahasiswa lainnya.
Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan proyek FOR-NUTRI, sebuah inisiatif yang berfokus pada solusi penanganan stunting.
Selain itu, ia juga akan melanjutkan riset di bidang farmasi serta menjadi jembatan informasi dan inspirasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri.
Dalam waktu dekat, Ulla akan mewakili UUI pada ajang Mahasiswa Berprestasi tingkat wilayah di lingkungan LLDikti Wilayah XIII Aceh.

Ajang ini menjadi tahapan lanjutan menuju seleksi tingkat nasional, sekaligus peluang bagi Ulla untuk membawa nama baik Universitas Ubudiyah Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.
Ulla menyampaikan harapannya agar pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menargetkan pengembangan gagasan kreatif berbasis potensi lokal Aceh agar dapat dimanfaatkan secara luas.
Selain itu, ia juga terus mendorong pentingnya literasi digital di kalangan mahasiswa.
“Jangan hanya fokus pada perkuliahan. Teruslah eksplorasi peluang dan jangan takut mencoba hal baru, karena setiap pengalaman bisa menjadi pintu menuju kesuksesan,” pesan Ulla.
Rektor UUI Dr Mutiawati MPd pun menyatakan dukungan penuh terhadap Ulla, baik secara mental maupun teknis
Pembinaan, pendampingan, serta berbagai fasilitas disiapkan untuk menunjang persiapan menghadapi kompetisi di tingkat selanjutnya.
UUI berharap, melalui partisipasi Ulla di ajang Mawapres tingkat wilayah, mahasiswa UUI dapat menunjukkan daya saing yang kuat serta mampu berprestasi di tingkat nasional.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen UUI dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.(*)

