PIDIE – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menggelar acara penjemputan sekaligus penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kantor Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, pada Senin (15/9/2025).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UUI Dr Mutiawati beserta jajaran, Wakil Rektor III Soraya Lestari SE MSi, panitia, dan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Dari pihak kecamatan hadir Camat Grong-Grong Zubaidah, Sekcam, perwakilan Danramil, perwakilan Kapolsek, keuchik dari lima desa lokasi KKN, serta staf kecamatan dan seluruh mahasiswa peserta KKN.

Camat Grong-Grong Zubaidah mengatakan selama masa KKN, mahasiswa UUI sukses menjalankan berbagai program bersama masyarakat.
Di antaranya penyuluhan kesehatan ibu dan anak, pelatihan literasi digital bagi perangkat desa dan pemuda, pendidikan non-formal untuk anak-anak, pengembangan UMKM berbasis teknologi, hingga kegiatan kebersihan dan penghijauan lingkungan.
Tak ketinggalan, mahasiswa juga membantu peningkatan kapasitas aparatur gampong dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik, yang mendapat sambutan hangat dari warga.

Rektor UUI Dr Mutiawati menyampaikan apresiasinya terhadap capaian mahasiswa selama KKN.
“Saya senang melihat bahwa mahasiswa UUI mampu menunjukkan disiplin, empati, dan semangat kolaborasi. Kehadiran mereka di sini juga membawa energi positif serta ide-ide baru yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, masyarakat sendiri memberikan respon positif atas kehadiran mahasiswa UUI.
Banyak pihak menyampaikan terima kasih dan berharap program serupa dapat terus berlanjut dan beberapa program unggulan bahkan dinilai layak untuk diteruskan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) dan penelitian dosen, dengan potensi desa lokasi KKN diarahkan menjadi desa binaan UUI agar dampaknya lebih berkelanjutan.

UUI menegaskan bahwa KKN bukan hanya kewajiban akademik, melainkan wahana pengabdian, pembentukan karakter, serta penguatan kompetensi mahasiswa.
Melalui pengalaman di lapangan, mahasiswa diharapkan membawa pulang pelajaran berharga yang memperkuat soft skills, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.
“Harapan kami, KKN selanjutnya bisa menciptakan sinergi yang lebih erat dengan masyarakat, sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan desa. UUI ingin menjadikan KKN sebagai model pemberdayaan yang bisa menjadi contoh bagi wilayah lain, baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi kreatif, maupun transformasi digital,” kata Mutiawati.
Dengan selesainya KKN di Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie ini, UUI semakin meneguhkan visinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)

