BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menghadirkan inovasi di dunia pendidikan.
Melalui program talk show Dosen Berbicara, Rektor UUI Dr Mutiawati MPd memaparkan hasil penelitiannya yang berhasil meraih hibah fundamental dari Kemendiktisaintek Tahun 2025.
Penelitian tersebut melahirkan aplikasi TeleEdu-VS Match berbasis headset Virtual Reality (VR), sebuah media pembelajaran imersif yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa.

Dalam program yang tayang di UB on TV, Dr Mutiawati mengungkapkan bahwa ide ini berangkat dari keresahannya terhadap rendahnya motivasi belajar matematika, khususnya di Aceh.
“Matematika sering dianggap sulit dan membosankan. Padahal, dengan teknologi kita bisa membuat pembelajaran yang abstrak menjadi lebih nyata, menarik, dan menyenangkan,” ujarnya.
Aplikasi ini dikembangkan dari konsep virtual simulation yang kemudian ditingkatkan menjadi virtual reality.
Dengan mengenakan headset VR, siswa bisa merasakan pengalaman seolah-olah memegang langsung objek matematika seperti kubus atau balok.
Tidak hanya itu, aplikasi juga dilengkapi fitur game edukasi dengan empat level petualangan, di mana siswa diajak menyelesaikan misi sesuai kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).

“Inovasi ini membuat anak-anak belajar tanpa merasa terbebani. Mereka seperti sedang bermain game, padahal sebenarnya sedang berlatih dan memecahkan soal matematika,” jelasnya.
Dalam pengembangan aplikasi, Dr Mutiawati berkolaborasi dengan dosen di bidang pemrograman, peneliti matematika sains, serta mahasiswa UUI dari program studi Sistem Informasi dan Informatika.
Ia mengatakan, para mahasiswa berperan penting dalam merancang sistem hingga aplikasi ini bisa digunakan secara interaktif.
Saat ini, aplikasi TeleEdu-VS Match masih dalam tahap uji coba dengan target awal penerapan untuk siswa kelas V SD.
“Proses validasi modul sudah kami lakukan, dan dalam waktu dekat aplikasi ini akan diuji langsung di sekolah. Harapan kami, guru terbantu dan siswa bisa menikmati pengalaman belajar yang lebih menyenangkan,” tambahnya.
Kehadiran aplikasi berbasis VR ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan motivasi belajar matematika anak-anak, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan.
Inovasi tersebut juga menegaskan peran UUI sebagai kampus yang tidak hanya bergerak di bidang akademik, tetapi juga menghadirkan riset yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. (*)

