id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082
id info@uui.ac.id (0651) - 7555566 +62 82267811082

Mahasiswa UUI dan UniMAP Malaysia Tanam 20 Pohon Mangrove di Hutan Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI)dan Universitas Malaysia Perlis (UniMAP) menanam 20 pohon mangrove di kawasan Taman Hutan Kota, Desa Tibang, Banda Aceh, Sabtu (8/7/2023).

Kegiatan penanaman pohon tersebut adalah salah satu dari rangkaian agenda pengabdian masyarakat internasional yang digagas Ubudiyah Community Service International (UCoSI) dengan menggandeng UniMAP yang juga memiliki program serupa yakni UNIMAP Global Outreach Programme (UnigO).

Kegiatan yang dilaksanakan guna melestarikan lingkungan tersebut diawali dengan jalan santai mengelilingi hutan kota.

Direktur Kemahasiswaan UUI Khairun Purgawa SP,.MP yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan Hutan Kota Banda Aceh menjadi pilihan lokasi yang tepat karena selain sesuai dengan tema kegiatan, hutan kota adalah paru-paru Banda Aceh yang menghasilkan 37 ton oksigen setiap harinya.

“Ada ribuan batang pohon dengan seratus lebih jenis pohon yang berbeda-beda di sini dan menjadikan hutan kota ini sebagai paru-paru kota Banda Aceh. Hal ini yang ingin kita tunjukkan kepada para mahasiswa UUI dan juga mahasiswa UniMAP agar peduli terhadap lingkungan, karena pelestarian lingkungan sangat berdampak untuk keberlangsungan kehidupan,” kata Hamdi di sela-sela jalan santai.

Penanaman pohon mangrove dilakukan di bagian tengah taman kota dan dilakukan oleh Presiden Mahasiswa UUI periode 2023-2024 Lizardi Afdal dan Pengarah Pusat pembangunan dan Perkhidmatan Pelajar (P3P) Prof Madya Ir Dr Mohd Arif Anwar bin Mohd Salleh sebagai perwakilan UniMAP.

Seratusan peserta yang hadir juga terdiri atas anggota pendamping UniMAP, staf dan dosen dari UUI.

Sementara itu, rektor UUI Prof Adjunct DR Marniati Mkes berharap kegiatan pengabdian mayarakat internasional antara UUI dan UNIMAP yang berlangsung selama lima hari tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dalam melestarikan lingkungan.

Tidak hanya itu, Marniati juga menyampaikan harapannya jika rangkaian kegiatan sosial tersebut dapat memberikan dampak positif agar nantinya mahasiswa mampu membangun soft skill sehingga mampu melihat masalah serta bisa mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya punya hard skill tapi juga soft skill yang mampu diimplentasikan dalam bermasyarakat. Oleh karena itu, penting untuk dapat memasyarakatkan university dan meng-university-kan masyrakat,” tutup Marniati.

Setelah kegiatan jalan santai dan penanaman pohon mangrove, mahasiswa UUI dan UniMAP akan melakukan pengabdian masyarakat internasional lainnya yaitu mengunjungi SDIT Nurul Ishlah dengan tema pengenalan teknologi dini bagi murid SD dan puskesmas dengan tema pelayanan kesehatan.(*)

Leave a Reply