INFO TERKINI : Ayo Ikutan pemeran Inovasi Internasional I+Aceh 2017. Kegiatan ini terbuka untuk Umum (Masyarakat, Siswa/i SMA Sederajat, Mahasiswa, Dosen & Para Peneliti). Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui website http://iplusaceh.uui.ac.id/ sampai dengan tanggal 16 April 2016.    

Saat ini bela diri sudah dianggap penting untuk diikuti. Beragam tindak kejahatan yang terjadi di kalangan masyarakat memang menyadarkan kita untuk lebih baik menjaga dibanding mengobati. Nah karena pentingnya bela diri tersebut, beragam perguruannya pun hadir, tak terkecuali di kalangan anak kampus, termasuk kampus kita, Universitas ubudiyah indonesia

Perkembangan dan pembinaan yang dilakukan UKM juga membantu melahirkan bibit atlet yang mampu memberikan prestasi terbaik bagi altet-altet aceh kedepannya untuk menuju POMNAS.. sekarang anggota tarung derajat di universitas ubudiyah telah merekrut anggota sekitar 60 anggota  yang di ketuai oleh Deki rifandi.

 

Begitu lamanya waktu yang terlewati, tentu sudah banyak prestasi yang dibubukan. Beragam kegiatan maupun perlombaan di tingkat kampus, kota maupun provinsi sudah pernah diikuti. Misalnya tahun lalu, salah satu anggota UKM Tarung Derajat terpilih mewakili Kota Banda Aceh untuk POMDA  2015 karena berhasil menyabet medali emas di Unsyiah pada kelas <49 Kg dan menuju ke POMNAS untuk mewakili Aceh.

Prestasi tersebut tentu dibentuk oleh latihan serta kerja keras yang ditunjukkan dengan menggelar latihan rutin tiap harinya. Latihan tersebut diadakan setiap hari senin dan rabu pukul 16.00 WIB yang bertempat di depan Perpustakaan UUI. Selain latihan rutin, UKM Tarung Derajat juga kerap menunjukkan demonstrasi kepada mahasiswa baru tiap gelaran berlangsung.

 “harapan kita untuk pengembangan tarung derajat untuk UUI, persipkan atlit2 untuk tahun mendatang pertama untuk ajang POMDA dan menuju POMNAS”, semoga kmi mendapat dukungan dari semua pihak terutama dari Universitas UUI”ujar Deki rifandi.

 

Kata-Kata Bijak
" Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka. (Eleanor Roosevelt) "